Rabu, 24 Januari 2018

Moto Z Play: Terima update (rencananya) sampai Android Oreo



Sejauh ini saya pake Moto Z Play sangat puas. Baterai tahan lama, tidak lag, pure Android app, proses pengisian baterai tidak sampai 110 menit, empat hal itu yg buat saya jatuh cinta dengan Moto Z Play.

Sebelumnya, saat pertama kali unboxing Moto Z Play, Android OS masih Marshmallow. Ternyata saya menemukan bug di ponsel tsb. Bug yg ada yaitu kamera. Jadi saat buka kamera, ada keterangan 'camera error. Please restart'. Ya, bug ini ada juga dialami pengguna lainnya. Setelah restart memang jadi normal lagi, tapi tidak lama nanti kambuh lagi. Setelah saya update software via OTA jadi Android Nougat 7.0, masalah tsb hilang. Jadi menurut saya itu kendala di Android Marshmallow, selebihnya belum ada.

Di Android Nougat 7.0 tidak ada banyak perbaikan. Sebagian hanya update security patch dan update Moto Mods.

Untuk Moto Mods saya nggak coba. Bawaan boks hanya ada Moto Shell. Selebihnya bagi saya tidak penting. 

Sabtu, 20 Januari 2018

Meizu M6s: Smartphone Meizu awal 2018 yang memakai prosesornya Samsung



Awal tahun baru 2018, Meizu juga merilis ponsel terbarunya, yakni Meizu M6s. Smartphone ini merupakan smartphone Meizu kelas atas yang memakai prosesor Samsung dan yang dibuat tanpa home button. Menarik bukan.

Diluncurkan di Beijing 19 Januari 2018. Ponsel ini berasio 18:9, di mana layarnya mengikuti ponsel kekinian. Berlayar 5,7 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1.440 piksel). Desainnya full bodi metal.

Untuk prosesornya memakai prosesornya Samsung, Exynos 7872 dengan clock speed Hexa-core (2 x 2.0 GHz Cortex A73 dan 4 x 1,6 GHz Cortex A53), GPU Mali G73 MP3. Untuk sistem operasinya memakai Android Nougat 7.0 dengan FlymeOS 6.2.

Kameranya juga buatan Samsung. Untuk kamera belakang memakai resoluai 16 MP, sedangkan kamera depan 8 MP.

Uniknya, sensor fingerprint ditempatkan tidak seperti kebanyakan pabrikan ponsel. .eizu M6s menempatkan sensor sidik jari tersebut di sisi kanan ponsel (lain dari yang lain).



Kemudian bagian home button juga dihilangkan. Gantinya Super MBack yang berupa lingkaran virtual kecil di tengah bawah layar. Fungsinya bervariasi, jika ditekan pelan jadi fungsi back, bila tekan lama bisa berfungsi jadi menuju home screen. Bila swipe akan membuka multi window.

Bicara harga, Meizu M6s punya dua varian. Yang pertama memori 32 GB diharga 999 Yuan. Kedua memori 64 GB dihargai 1.999 Yuan. Tidak ada kabar apakah akan masuk ke Indonesia atau tidak.

Senin, 08 Januari 2018

Daftar Ponsel Vivo Yang Akan Menerima Update Android Oreo

Google sudah merilis update sistem terbarunya, yakni Android Oreo 8.0, namun update terbaru ini tidak secara langsung diikuti oleh vendor ponsel. Ada yang sudah duluan mencicipi Android Oreo, biasanya yang lebih dulu mencicipi Android Oreo adalah produk Google. Lainnya harus menunggu, bahkan ada yang harus menunggu lebih lama.


Sistem Android Oreo merupakan sistem operasi terkini yang menawarkan fitur yang lebih baik, lebih halus, perbaikan, keamanan, dsb. Sebagian besar pengguna pasti ada yang bertanya kapan ponsel yang digunakannya juga akan menerima update Android Oreo. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa ini bergantung sekali pada vendor ponsel tersebut. 

Untuk ponsel Vivo. Vivo kini menjadi pemain global, apalagi sejak menjadi sponsor Piala Dunia selama 2 kali berturut-turut. Beberapa ponsel Vivo yang lawas hampir tidak menerima update, bisa dikatakan agak lambat menerima update sistem operasi. Bahkan untuk versi tertentu bahkan tidak akan menerima update Android Oreo.

Berikut daftar ponsel Vivo yang rencananya akan menerima update Android Oreo:

Vivo X9 Plus, Vivo X9S, Vivo V7, Vivo V7 Plus, Vivo X20, Vivo X20 Plus, Vivo X9, Vivo Y53

Sumber: theleaker.com

Kamis, 04 Januari 2018

Moto Z Play: Punya daya tahan baterai yg memuaskan

 

Sebelumnya Moto Z Play harganya mencapai Rp5 jutaan, kini di bawah Rp4 juta. Dari iPhone, coba beralih ke Android. Bagi yg sudah mencoba dua smartphone yang berbeda, bolak-balik mencoba Android atau iPhone tentunya sudah nggak bingung lagi.

Langsung saja, saya coba Moto Z Play ini, beli online, hasilnya, memuaskan. :-D

Soal desain menurut saya oke banget, material berkelas. Di dalam boks sudah terdapat kabel data buat dihubungkan ke komputer, headset, Turbo charger 3A, serta Moto shell warna kelabu. Uniknya ini, bagian belakang Moto Z Play, bentuknya unik, dengan kamera menonjol dan ada magnet di bagian bawah untuk mengencangkan Moto shell. Hasilnya, bila dipasang Moto Shell, sangat presisi, dan tampilannya jadi lebih bagus.

Desain fingerprint kecil, tidak untuk ditekan. Unlock screen nya terbilang cepat. Dan tidak seperti smartphone brand lain, Moto Z Play ini bisa lock screen dengan cara sentuh fingerprint nya lagi, menarik. Moto Z Play tidak ada LED notifikasi, diganti active display, di mana bila ada objek yg mendekati layar, maka otomatis layar akab menyala menampilkan jam, tanggal, baterai dan notifikasi. Setelah di update ke Android Nougat, performanya jadi lebih baik, begitu juga notifikasinya.

Di bagian software layar 5,5 inci bersistem operasi Android 6.0 dan menurut informasi, kebagian update Android Oreo.
Tampilan Moto Z Play menurut saya sangat baik, benar-benar pure, murni Google. Jadi tidak ada yg namanya bloatware. SMS pake punyanya Google dengan nama Messenger, Call, Contact, email bawaan, kalender, keyboard, serba Google semua.

Untuk musik oke, kamera juga bagus, proses tangkap gambar cepat, video juga mantap. Untuk segi baterai yg memuaskan, saya pake buat game, browsing, YouTube, awet. Sistem charge cepat, baterai di bawah 30% charge sekitar 1 jam 30 menit sudah 100%.

Masalah game, sejauh saya baru mencoba game AOV, Broken Sword: Smoking Mirror, dua-duanya bagus, berjalan lancar.

Dengan harga kelas menengah, Moto Z Play menurut saya layak dibeli.

Sabtu, 23 Desember 2017

iPhone 5s masih bisa diandalkan di tahun 2018

Dari pengalaman saya pake iPhone 5s, meski kalau dihitung dari tahun rilisnya, ini udah berarti 4 tahun, iPhone 5s masih oke dipake di tahun 2017 dan bahkan 2018. Dukungan update masih terus ada sampai saat ini. 

Soal layar, ya memang kecil, kurang cocok kalau terasa lebar kalau dipake game atau nonton video. Soal performa, menurut saya masih oke banget (bandingkan dengan Android yg dirilis tahun 2013). Internet, social messaging, kamera, musik, game, streaming. Semua bagus. Untuk kamera nih, boleh dibilang masih oke, jernih, bahkan masih lebih bagus kameranya dibanding kamera Vivo V5 saya. Selfie kamera juga tidak jelek hasilnya. Secara keseluruhan bagus.

Untuk pengetikan, texting, nulis komentar, oke banget, cepat, jarang ada kendala, meski kecil layarnya, bagi yg sudah terbiasa bakal cepet pengetikannya.
Untuk aplikasi dan game, sebagian game di Android juga tersedia di iOS. Ya, kalau mau dibandingkan soal game sih, Android lebih banyak, akan tetapi untuk beberapa game terkenal juga tersedia di iOS. 

Kapasitas. 16 GB sebenarnya sudah cukup, kalau masih kurang bisa pilih 32 GB atau 64 GB (untuk yg garansi TAM cuma tersisa 16 GB, itupun stok lama, kalau warnanya nggak grey, ya warna silver sisanya). Memang sih saya perhatiin aplikasi iOS dibandingkan dengan Android, di iOS ini lebih gede, bahkan bisa gede banget. Misal Facebook, Twitter, WPS Office. Di Android justru kapasitasnya lebih kecil. Ya, itu bedanya. Makanya Apple kini rilis iPhone terbarunya langsung kasih kapasitas 64 GB untuk versi kapasitas paling kecilnya. Didukung iCloud yg memberikan 5 GB free ke usernya, sama seperti Google Drive di Android, kalau mau nambah jadi 50 GB, harus upgrade iCloud per bulannya Rp15.000. Beda ya dengan Drive yg kasih 15 GB free. Multitasking bagus, lancar selama saya pake iOS.

User yang membeli iPhone bukannya hanya membeli ponselnya saja, tapi ekosistemnya. Dukungan layanan Apple sangat bagus. Saya sudah coba. Beda dengan di Android.

Nah, semua itu kembali ke user sendiri. Lebih condong ke Android atau mau ke iPhone, tetap ada kelebihan dan kekurangannya.

iOS 11.2.1: Baterai boros

Ya, sebenarnya seneng juga sih meski iPhone udah lawas masih aja dapat update sistem, terakhir terima update iOS 11.2.1, ukuran file nggak sampai 60 MB. Sebagian cuma perbaikan (fixes bug), tapi kalau saya perhatikan, ada satu masalah, yaitu baterai jadi lebih boros. Biasa pemakaian 5 jam baru charge, kini jadi dalam waktu 3 jam sudah saatnya charge.
Kalau saya baca di internet, Apple sudah rilis iOS 11.2.3 dst nya deh untuk developer. Mudah-mudahan saja perbaikan baterai boros dibenahi.

Rabu, 13 Desember 2017

iOS 11.2: Masih adakah update terbarunya setelah ini?

Ya, belum lama ini Apple merilis iOS 11.2, beberapa perbaikan yang dibawa dari update ini di antaranya memperbaiki masalah restart di beberapa iPhone 7.

Selama pemakaian di iPhone 5s, sebelum iOS 11.2 tidak ada kendala sama sekali, ya mungkin beda untuk model lainnya. Performa tetap oke, hanya baterai yg boros, bahkan dari 100% iPhone 5s dipakai buat game terus, dalam waktu 2 jam 15 menit saja sudah merah statusnya.

Entah setelah iOS 11.2 masih ada lagi atau nggak update terbaruhya, mengingat iPhone 5s ini sudah lama, agak ketinggalan teknologinya.

Sabtu, 25 November 2017

BlackBerry KeyONE Resmi Dirilis: Ditujukan untuk kalangan profesional




Setelah BlackBerry Aurora kini, kini PT. BB Merah Putih mendatangkan BlackBerry KeyONE di Indonesia.

Harganya cukup mahal, Rp8,999 juta. Ponsel ini memang ditujukan untuk kalangan profesional. Berbeda dengan vendor Android, BlackBerry KeyONE hadir dengan keyboard fisik di bawah layar. Sesuatu yang sudah tidak diikuti pabrikan smartphone lainnya. Mencoba sebuah smartphone dengan papan ketik fisik dan layar kecil memang sedikit beda dan bisa saja terasa aneh bagi sebagian pengguna, tapi KeyONE punya segmen tersendiri.

Hadir dengan layar 4,5 inci (pabrikan Android merk lain kebanyakan sudah menggunakan layar di atas 5 inci) dengan resolusi 1.620 x 1.080 piksel. Layar sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 4.0. Bagian belakang frame memakai alumunium. Untuk prosesornya memakai Qualcom Snapdragon 625, RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Untuk kamera belakang mengandalkan sensor Sony IMX378 berkekuatan 12 MP sedangkan di bagian kamera depan menggunakan resolusi 8 MP.

BlackBerry KeyONE juga menggunakan keamanan yang lebih baik dibanding brand Android lainnya, yakni DTEK, seperti yang digunakan pada seri-seri DTEk50, DTEK60, dsb. Sesuatu yang beda sendiri dibanding mayoritas Android lainnya.

BlackBerry memang sudah tidak setenar dulu, sejak BlackBerry OS sudah kalah bersaing. Meski demikian, BlackBerry tetap masih ada penyukanya. Sejak BlackBerry memutuskan beralih ke Android dengan meluncurkan BlackBerry Priv sebagai smartphone pertama mereka yang berbasiskan Android, kini BlackBerry pelan-pelan mengejar ketinggalannya dengan merilis smartphone-smartphone BlackBerry Android nya.

Senin, 13 November 2017

iOS 11: Masih terus dapat update

Meski sudah mencapai iOS 11.1 (versi terbaru setelah iOS 11.0.3) ternyata masih ada saja update terbarunya. iPhone 5s sudah menerima update terbarunya lagi, iOS 11.1.1. Ada 2 changelog: perbaikan koreksi keyboard dan perbaikan Hey Siri berhenti kerja.

Meski demikian, kelihatannya Apple akan terus memberikan update lagi, untuk menambah fitur atau memperbaiki fitur-fitur dan masalah-masalah yang timbul dari versi sebelumnya. Kita tunggu saja.

Sabtu, 04 November 2017

Samsung Galaxy Note FE: Pengganti Galaxy Note 7




Setelah produk Samsung Galaxy Note 7 banyak dilaporkan karena masalah baterai yang meledak, Samsung akhirnya menarik sejumlah produk tersebut dari pasaran. Kini Samsung mengobati kekecewaan pelanggannya dengan membuat produk pengganti Galaxy Note 7 yang dinamai Samsung Galaxy Note FE.

Untuk memastikan produk Galaxy Note FE benar-benar aman, Samsung sudah mengetes produknya. Dari website Samsung Indonesia dinformasikan bahwa produk ini sudah melewati 8 tahap tes baterainya, yakni urability Test, Visual Inspection, X-Ray Test, Charge/Discharge Test, TVOC Test, Disassembling Test, Accelerated Usage Test, serta AOCV Test.

Samsung Galaxy Note FE ini memakai kapasitas baterai yang lebih kecil, yaitu 3.200 mAh (versi Galaxy Note pakai 3.500 mAh), kemudian terdapat personal assistant Samsung Bixby. Bedanya, di Galaxy Note FE tidak tersedia tombol akses khusus menuju Samsung Bixby seperti Galacy Note 8.

Produknya ini sudah dijual di Indonesia, harganya sendiri dibanderol Rp8,499 juta. Jadi, pelanggan yang menyukai Galaxy Note 7 kini bisa beralih ke Samsung Galaxy Note FE.

Sumber: detik.com

iQOO Z7: Pemakaian 2 Tahun

  Tidak terasa, waktu cepat berlalu, iQOO Z7 kini sudah 2 tahun digunakan. Masih menggunakan temper glass lama dan softcase bening bawaan. D...