Minggu, 30 September 2018

Razer Phone 2: Desain mirip versi yang pertama




Razer sedang menyiapkan kehadiran suksesor Razer Phone, yakni Razer Phone 2. Kemungkinan acar perilisan Razer Phone 2 ini akan berlangsung pada tanggal 10 Oktober 2018.

Dari bocoran yang didapatkan dari Twitter Evan Blass, desain ponsel Razer Phone 2 terlihat sama dengan generasi sebelumnya. Yang agak membedakan ada di  bagian belakang ponselnya, terdapat dua lensa kamera. Belum diketahui apakah sensor sidik jarinya juga diletakkan pada lokasi yang sama. Kita harus menunggu hingga kabar resmi Razer Phone 2 diberitahukan ke publik. Kita tunggu saja.

Sumber: androidauthority.com


Nokia 7 Plus Kebagian Android Pie Stabil





Kabar gembira tentunya bagi pengguna Nokia 7 Plus. HMD Global sudah mengumukan bahwa Nokia 7 Plus akan kedapat upgrade Android Pie versi stabil sebelum akhir September 2018. Berikut pernyataan dari Chief Products Office HMD Global:

"We constantly strive to deliver on our promise of offering pure, secure, up-to-date Android on Nokia smartphones. Today, we are extremely delighted to start the roll out of Android 9 Pie on Nokia 7 plus – making us among the first to offer the latest innovations from Google, including Android One exclusive features such as App Notifications, to the value flagship tier."

Nokia 7 Plus memang belum hadir resmi atau bahkan mungkin tidak akan hadir di Indonesia. Meski demikian, ponsel ini bisa dibeli secara online dan tentunya rom yang didapat juga versi global. Harganya memang agak mahal karena ponsel ini tergolong menengah atas, spesifikasinya pun mumpuni.

Sumber: androidcentral.com

Sabtu, 29 September 2018

Akankah Oppo Rilis Oppo Find X Varian RAM 10 GB



Baru-baru ini muncul rumor akan adanya Oppo Find X varian RAM 10 GB. Bocoran Oppo Find X RAM 10 GB ini pertama kali diketahui melalui Twitter Universe Ice. Info ini juga sudah terpampang di website sertifikasi ponsel TENAA.

Info Oppo Find X RAM 10 GB terlihat dari hasil screenshot twit Universe Ice. Belum ada info resmi dari Oppo mengenai kebenaran Oppo Find X RAM 10 GB. Kalaupun benar, bsia jadi Oppo Find X adalah yang pertama merilis smartphone dengan RAM 10 GB. Sejauh ini, belum ada vendor ponsel yang menggunakan RAM setinggi itu. Paling tinggi hanya 8 GB, itupun masih bisa dihitung dengan jari jumlahnya.

Hadirnya Oppo Find X sebelumnya cukup menyita perhatian, karena selain memakai spesifikasi yang tinggi, ponsel ini juga menggunakan sistem kamera yang unik. So, kita harus menunggu hingga ada kabar resmi mengenai Oppo Find X RAM 10 GB benar akan hadir atau tidaknya.

Sumber: kompas.com, https://twitter.com/UniverseIce/status/1045183579397865472/photo/1





Jumat, 28 September 2018

Xiaomi Rilis Smartphone Dengan 4 Kamera: Redmi Note 6 Pro



Xiaomi kembali rilis smartphone terbarunya, kali ini namanya Xiaomi Redmi Note 6 Pro. Uniknya Redmi Note 6 Pro punya 4 kamera.

Konfigurasi 4 kamera ini terbagi menjadi 2 kamera belakang (12 MP + 5 MP) dan kamera depan (20 MP yang punya teknologi 4 in 1 pixel binning dan 2 MP depth  sensor). Keempat kamera ponsel ini sudah dilengkapi AI.

Di bagian prosesor, Redmi Note 6 Pro menggunakan Qualcomm Snapdragon 636, didukung memori 64 GB dan RAM 4 GB. Masih tetap menggunakan baterai kapasitad 4.000 mAh, ponsel dengan layar IPS 6,26 inci dirilis di Thailand dengan 5 pilihan warna; hitam, merah, pink dan biru dijual dengan harga Rp3,1 jutaan.

Sumber: detik.com

Rabu, 26 September 2018

iPhone XS Ternyata Ada Masalah Sinyal



Trio iPhone 2018: iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR, telah dirilis. Negara Singapura adalah salah satunya negara yang mendapat jatah terima iPhone XS duluan. Namun, ternyata sebagian pengguna yang membeli iPhone XS mengalami masalah pada perangkatnya.

Sebagian pengguna melaporkan bahwa iPhone XS mereka ada masalah pada penerimaan sinyal dan WiFi. Mereka (pengguna) mengirimkan keluhannya ke forum Apple support dan juga website Reddit. Kebanyakan mereka mengeluhkan susahnya penerimaan sinyal LTE dan lemahnya konektifitas WiFi. Saat dibandingkan dengan iPhone lawas, penerimaan sinyal di iPhone XS lambat, saat membuka website memerlukan waktu loading lebih lama. Tampilan sinyalpun tidak ada.

Belum diketahui apakah masalah ini merupakan software pada iPhone XS Apple atau masalah hardware iPhone XS. Kita tunggu saja apakah nantinya ada tanggapan dari Apple secara resmi mengenai hal ini.



Sumber: pcmag.com, detik.com



Selasa, 25 September 2018

Kapan Apple Merilis Trio iPhone Baru 2018 di Indonesia?

Pertengahan September lalu Appe sudah mengenalkan 3 iPhone terbaru mereka, yakni iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR. Tentu pengguna produk Apple di Indonesia menginginkan ketiga iPhone tersebut bisa hadir di Indonesia, ketimbang harus beli di Singapura. Beberapa konsumen yang membeli iPhone 2018 itu di Singapura terciduk di bea cukai, harus membayar pajak agar bisa aman membawa ponsel iPhone ke Indonesia.

Pemerintah pun mulai melakukan pemantauan peredaran iPhone terbaru itu di Indonesia. Nah, bagi konsumen loyal Apple, kehadiran tiga ponsel baru itu akan membawa kesenangan tersendiri. Menurut bocoran dari seorang sumber yang tidak mau disebutkan namnaya, trio iPhone 2018 ini akan dirilis di Indonesia akhir tahun 2018. Bila benar, kemungkinannya akan hadir mulai Desember 2018. Seperti iPhone X, pada tahun lalu hadir di Indonesia 22 Desember 2017. Beberapa gerai resmi Apple juga kelihatan akan menyambut kehadiran iPhone terbaru dengan memberikan pelatihan pada karyawannya.
Tidak disebutkan mengenai tanggal pasti kehadiran iPhone baru tersebut dan juga tidak ada informasi apakah yang hadir itu adalah versi dual SIM atau versi e-SIM. So, kita tunggu saja.

Sumber: kompas.com

Senin, 24 September 2018

Rumor Oppo A7


Oppo akan merilis ponsel lagi, kabarnya ponsel tersebut akan bernama Oppo A7. Info ini bocor dari laman Mysmartprice di mana tertampil info spesifikasi dari Oppo A7.

Dilihat dari spesifikasinya, ponsel lebih ke kategori menengah. Memakai prosesor Qualcomm Snapdragon 450 dengan memori 32 GB dan RAM 3 GB atau 4 GB. Layarnya 6,2 inci dengan resolusi HD+ (1.520 x 720 piksel). Tidak disebutkan jenis layar yanh digunakan dan bagaimana desain layarnya.

Oppo A7 ini menggunakan kamera ganda 13 MP dan 2 MP serta kamera depan 16 GB. Untuk sistem operasinya memakai Android Oreo 8.1 dengan tampilan ColorOS 5.2. Yang menarik adalah kapasitas baterainya yang 4.230 mAh. Belum ada informasi mengenai harganya, kita tunggu saja.

Sumber: kompas.com


Sabtu, 22 September 2018

Review Saya Mengenai BlackBerry Aurora




BlackBerry Aurora, dirilis tahun 2017 dengan harga perdana Rp3,5 jutaan, kini turun jauh hingga Rp1,5 jutaan. Ya, siapa sangka ternyata ponsel mid end ini harganya bisa turun jauh sampai menjadi seharga ponsel low end. Pertengahan September ini saya beli BlackBerry Aurora. Kesannya, menarik, harhs murah, spesifikasi bagus.

Soal desain bagi saya bagus, casing belakang materialnya plastik. Untuk memasukkan SIM card harus buka casing belakang. Didesain seperti ponsel Android tahun 2011-an, tidak pakai PIN ejector. Di bagian belakang ponsel akan terlihat baterai yang sudah tertanam (non removable). Atasnya sisi kiri ada slot SIM card 2 dan microSD, sisi kanannya slot SIM 1. Bagian sisi kiri ponsel ada tombol power, sedangkan sisi kanan atas volume di bawahnya ada tombol khusus shorcut buka aplikasi (convenient key) yang bisa dikustomisasi mau aplikasi apa yg dibuka.

Bagian depannya ponsel tertutup layar penuh yang sebelah kiri kanannya agak cembung (2,5D). Nyaman digenggam.





Di sisi software, Aurora hadir dengan sistem operasi Android Nougat 7.0 murni (seperti Moto Z series). Menariknya tampilan Android murni ini bisa dipilih agar background berwarna hitam. Di Moto Z Play hanya bisa putih. Tampilan keyboard khas BlackBerry. Untuk mengetik sih oke banget, tampilan virtual keyboard berwanrna hitam, saran tampilan kata-kata juga oke, untuk susun kalimat kalau dalam bhs Inggris, cepat.

Karena Android murni, saya sudah terbiasa dengan tidak ada namanya Gallery, diganti dengan Photos, kemudian beberapa aplikasi bawaan itu dari Google. Aplikasi BBM jadi bawaan, tidak bisa dihapus. Yang sangat menarik adalah BlackBerry Hub service, yang menyatukan SMS, WhatsApp, Telegram, Skype, email dalam satu aplikasi, Hub. Jadi apapun itu bila ada pesan atau notifikasi masuk, bisa juga dibaca secara singkat pesan yang masuk melalui Hub. Ciri khas BlackBerry tidak hilang, di mana bila ada masuk notifikasi, maka aplikasi yang bersangkutan akan terdapat bintang merah di sebelah kanan atas icon, lalu LED merah notifikasi ponsel akan menyala berkedip-kedip.

BlackBerry Aurora sudah menerima update ke Android Nougat 7.1.1. Ya, untuk dukungan update menurut saya BlackBerry Aurora ini kurang diperhatikan. Untuk Android Oreo, sepertinya tidak diberikan secara resmi oleh BlackBerry. Beda dengan KEYOne yang dapat upgrade ke Android Oreo.

Karena prosesornya Snapdragon 450, lalu RAM 4 GB dan memori 32 GB. Untuk mengetik, multitasking oke banget, jarang ada lag. Tapi untuk gaming, tidak bisa berharap banyak. Game ringan sih oke, tapi kalau game berat tidak cocok. Untuk main game AOV saja bila diseting tampilan gambar dan partikel ke mode high, maka game jadi tersendat-sendat, lemot.

Tidak ada kendala dengan WiFi, telepon, messaging, internet, YouTube, semua berjalan lancar. Untuk hasil kamera sudah bagus, terang, ada tampilan HDR, profesional, kemudian hasil ambil hanya ada 2 pilihan: 720p dan 1.080p. Musik oke juga, suara yang keluar cukup bagus.

Kelebihannya:
1. Harga sudah murah saat ini, dapat memori 32 GB dan RAM 4 GB
2. BlackBerry Hub bagus, menyatukan email, WhatsApp, Telegram, dalam satu aplikasi. Email sangat bagus
3. Multitasking bagus, buat kerja, chatting, browsing, oke
4. Produk dirakit di Indonesia, bergaransi resmi, sudah memenuhi TKDN
5. Hasil kamera cukup terang, bagus
6. Paket penjualan dalam boks terdapat headset dan gratis kartu perdana Smartfren

Kekurangannya:
1. Susah cari temper glass yang cocok untuk layar BlackBerry Aurora agar tertutup menyeluruh
2. Dukungan update sistem operasi kurang banyak
3. Charging time lama, tidak ada fitur fast charging
4. Posisi default software ponsel tidak bisa menampilkan persentase baterai. Jadi untuk tahu baterai sisa berapa persen harus tarik notifikasi atas ke bawah
5. Kadang buka aplikasi Akulaku, Bluetooth ponsel bisa menyala sendiri

Android Pie Sudah Hadir Untuk Pengguna One Plus 6


OnePlus merilis Android Pie untuk pengguna OnePlus 6. Android Pie dengan tampilan UI OxygenOS 9.0 stabil. Mulai diberitakan oelh OnePlus melalui blognya 21 September 2018. Akan tetapi update ini baru tersedia untuk pengguna di negara-negara terpilih terpilih dahulu. Berdasarkan info resmi, upgrade Android Pie ini baru dikonfirmasi di Jerman, negara-negara Eropa lainnya akan menyusul. Tidak ketinggalan pula negara India dan Kanada juga mendapat upgrade Android Pie.

Dalam gambar screenshot di atas, terdapat bebeapa fitur yang dibawakan Android Pie, misalnya dukungan adaptive battery, gestur navigasi baru, tampilan UI yang baru, perbaikan sistem dan fitur lainya sampai update keamanan September 2018. Nah, pengguna OnePlus 6 bisa melakukan cek update pada ponselnya melalui menu Settings lalu pilih system update.

Sumber: androidauthority.com




Jumat, 21 September 2018

Oppo Hadirkan Oppo F9 RAM 6 GB



Oppo kembali hadirkan Oppo F9, kali ini menggunakan RAM 6 GB. Masih ingat dengan Vivo V9? Oppo juga melakukan hal yang sama, menghadirkan RAM 6 GB pada versi Oppo F9.

Dari desain, prosesoe, memori internal, baterai, tetap sama, yang membedakan ada di RAM. Kalau Oppp F9 RAM 4 GB hadir dengan warna merah dan biru, Oppo F9 RAM 6 GB hadir dengan warna starry purple. Menurut Oppo, warna ungu ultraviolet akan menjadi tren di industri desain ponsel. Oppo menggunakan teknik pengecatan dengan gradient spray technology dan proses pelapisan cat optical coating yang menghasilkan warna ungu dari terang ke gelap.

Tertarik dengan produk ini? Oppo F9 6 GB sudah bisa didapatkan dengan banderol harga Rp4,999 juta.

Sumber: kompas.com

iQOO Z7: Pemakaian 2 Tahun

  Tidak terasa, waktu cepat berlalu, iQOO Z7 kini sudah 2 tahun digunakan. Masih menggunakan temper glass lama dan softcase bening bawaan. D...