Rabu, 04 April 2018

Infinix Zero 5 "Made in China": Ternyata distributor resmi Infinix punya dua sertifikat

Infinix Zero 5 dirilis pada akhir Januari 2018 telah dinyatakan memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebanyak 30,63% melalui skema hardware, yang seharusnya perakitannya di Indonesia dan harus berlabelkan "made in Indonesia, tetapi yang justru terjadi, dari hasil pembelian konsumen melaui Lazada, produk yang didapat berlabelkan "made in China". Pertama kali diungkap oleh seorang pengamat teknologi bernama Herry melalui Twitter-nya.

Kasus dugaan kecurangan TKDN pun membuat Kominfo memanggil Lazada sebagai online shop yang menjual Infinix Zero 5 untuk ditanyai mengenai kasus ini. Dari hasil temuan sementara, terungkap bahwa PT. Bejana Nusa Agung, sebagai distributor resmi Infinix memegang dua sertifikat, yakni 3G dan 4G LTE. Untuk Lazada sendiri hanya ada kontrak pembelian Infinix yang bertipe 3G dengan PT. Bejana Nusa Agung.

Untuk perangkat 3G memang tidak berlaku TKDN, pabrikan smarpthone bisa sesuka hati mengimpor perangkat 3G tanpa harus memenuhi ketentuan muatan lokal.

Karena pihak Lazada hanya memegang kontrak untuk pembelian perangkat 3G, seharusnya tidak boleh menjual Infinix Zero 5 4G LTE. Menurut Plt. Direktur Pengendalian Ditjen SDPPI Kominfo, pihak Lazada akan menyesuaikan produk seluler yang dijual dengan deskripsi produk yang ditampilkan di lapaknya. Pertemuan dengan PT. Bejana Nusa Agung juga sudah dilakukan pendalaman dan belum ada hasil akhirnya.

Apabila nantinya, ponsel Inifinix Zero 5 versi 3G setelah dibeli konsumen bisa dilakukan upgrade firmware agar bisa mendapatkan jaringan 4G LTE. Maka tidak menutup kemungkinan sertifikat 3G Infinix Zero 5 akan dicabut. Masih ingat dengan Xiaomi Redmi Note 3? Praktiknya mirip, perangkat Redmi Note 3 yang dijual Xiaomi masuk Indonesia waktu itu hanya berkemampuan 3G saja, tapi bisa mendapatan jaringan 4G setelah upgrade firmware.

Sumber: tekno.kompas.com

OnePlus 6: Spesifikasi, prediksi harga dan ketersediaan




OnePlus sudah konfirmasi bahwa produk berikutnya (setelah OnePlus 5T) yang akan dirilis adalah OnePlus 6. CEO OnePlus, Pete Lau dalam suatu forum mengungkapkan spesifikasi OnePlus 6. OnePlus akan hadir dengan prossor Snapdragon 845, RAM 8 GB, memori 256 GB. Kemudian menurut rumornya, OnePlus 6 memakai Oxygen OS Android Oreo 8.1, layar 6,1 inci, dual lensa kamera 20 MP + 12 MP serta baterai 3.300 mAh.

Mengenai desainnya, sepertinya tidak akan banyak perubahan. Hanya saja OnePlus 6 akan mengikuti tren iPhone X, yakni layar berponi (notch). Dari informasi bocoran gambar yang diungkapkan Evan Bass melalui Twitter-nya. Terdapat dua lensa kamera di belakang ponsel dengan posisi vertikal, kemudian di bawahnya terdapat sensor sidik jari dan ada port jack audio 3.5 mm.

Belum ada kepastian mengenai harga dan ketersediaan. Berkaca pada OnePlus 3 yang harganya USD 479 dan OnePlus 5T sebesar USD 499, mungkin saja nantinya OnePlus 6 dihargai sampai USD 749, tapi ini masih belum pasti. Biasanya OnePlus dirilis di pertengahan tahun, contohnya OnePlus 3 dirilis pada Juni 2016, OnePlus 5 dirilis pada Juni 2017. Mengacu pada produk sebelumnya, mungkin saja bisa terjadi kalau OnePlus 6 akan dirilis pada Juni 2018. Untuk kepastiaan, kita harus menunggu kabar resminya nanti.

Sumber: androidcentral.com




Oppo Indonesia Memastikan Bahwa Produk Oppo F7 128 GB Akan Hadir Juga Di Indonesia: Akhirnya

Sebelumnya pihak Oppo sudah memastikan bahwa Oppo F7 reguler akan masuk di Indonesia. Hal ini diketahui dari situs P3DN Kemenperin dan DItjen SDPPI Kominfo, ada sertifikat perangkat dengan kode CPH 1819. Dan kini Oppo juga memastikan bahwa seri F7 128 GB juga dipastikan akan masuk Indonesia (tersirat dari sertifikat perangkat dengan nama CPH 1821).

Seperti diketahui sebelumnya bahwa baik Oppo F7 dan F7 128 GB menggunakan prosesor yang sama dan spesifikasi yang sama. Yang membedakannya hanya pada memori internal dan RAM. Mengenai harganya belum terungkap. Rencananya Oppo F7 128 GB akan diluncurkan pada tanggal 17 April 2018 mendatang. Harga Oppo F7 128 GB di India bila dirupiahkan sekitar Rp5,7 juta. Semoga saja harganya tidak jauh berbeda saat nanti peluncurannya. Kita tunggu saja.

Sumber: detik.com

Samsung Galaxy Note 8 Sudah Dapat Update Androi Oreo: Indonesia sudah kebagian

Akhirnya, pengguna Samsung Galaxy Note 8 sudah bias menerima update Android Oreo setelah sebelumnya pengguna di USA menerima Android Oreo terlebih dahulu. Pengguna cukup masuk ke menu Settings pada ponsel Note 8, lalu pilih update. Nanti akan muncul notifikasi update Android Oreo. Untuk kapasitasnya sendiri sebesar 954,32 MB. Sebelum melakukan update, disarankan untuk melakukan backup data terlebih dahulu.

Update Android Oreo ini termasuk keamanan patch April 2018 dan Samsung Experience 9.0. Samsung Experience berguna untuk berbagai fitur pada ponsel tersebut, semisal, keyboard, pencarian, kontak. Bagi pengguna Samsung Galaxy Note 8 yang sudah update Android Oreo bisa share di komentar.

Sumber: kompas.com

Selasa, 03 April 2018

Kini MIUI 9.5 Sudah Bisa Restore Akun Google ke Perangkat Sebelumnya: Patut diacungi jempol, padahal fitur ini sudah lama ada di Android

MIUI 9.5 merupakan software pertama yang dipakai Xiaomi Mi Mix 2s yang hadir dengan Android Oreo. Kini di MIUI 9.5 sudah tersedia opsi untuk restore ke perangkat Android sebelumnya. Dengan demikian, pengguna bisa melakukan restore aplikasi Google dari ponsel lain ke akun Google ke ponsel lain.

Opsi restore ini sebenarnya sudah ada sejak Android Lollipop, tapi sayangnya di MIUI tidak disediakan bertahun-tahun lamanya. Memang Xiaomi menawarkan solusi dengan memakai MI cloud. Tapi, Mi cloud hanya terbatas pada ponsel Xiaomi saja.

Awalnya MIUI memang untuk pasaran Tiongkok. Kemudian bertahun-tahun lamanya, MIUI dibuat versi global untuk para pengguna luar Tiongkok. Pada dasarnya sama dengan MIUI China hanya saja, MIUI global dibundel dengan opsi bahasa Inggris dan layanan Google. Sehingga pengguna yang membeli ponsel Xiaomi dengan rom MIUI global biasanya sudah tersedia layanan Google apps berikut Play Store. Karena di Tiongkok sendiri, Google tidak tersedia, maka solusinya Xiaomi membuat Mi cloud.

Dengan semakin banyaknya pengguna, termasuk pasar di India, Indonesia dan negara Asia lainnya akhirnya MIUI 9.5 memungkinkan untuk restore aplikasi dan setting ke akun Google di perangkat sebelumnya. Fungsi yang tentunya menarik bagi pengguna Xiaomi di mana selama bertahun-tahun sebelumnya tidak pernah tersedia.

Sumber: androidcrentral.com

OnePlus Goda Pengguna dengan Akan Hadirnya OnePlus 6 Melalui Twitter





Sebelumnya sudah beredarnya rumor akan hadirnya OnePlus 6. Kini di Twitter OnePlus secara resmi membuat video pendek pendek berdurasi 4 detik dengan kata '6et ready!."

OnePlus sudah mengkonfirmasi bahwa OnePlus 6 akan berponi layaknya iPhone (tren notch terus berkelanjutan ya). OnePlus tidak memberikan informasi detail, termasuk harga, spesifikasi dan ketersediaannya. Tentunya ponsel ini diharapkan memakai Snapdragon 845, RAM 8 GB, OS Oxygen dengan Android Oreo 8.1.

Kita tunggu saja.

Sumber: androidcentral.co, https://twitter.com/oneplus

Bocoran Motorola Moto Z3 Play: Fingerprint di sisi kiri, tanpa jack 3.5mm




Setelah Moto G6 series bocor, kini desain Moto Z3 Play juga muncul. Dari sisi desain ada perbedaan. Misalnya home button yang dibuat di sisi desain (tidak di depan ponsel lagi). Dari bocoran tampilan Moto Z3 Play, kelihatannya home yang sekaligus untuk fingerprint ada di sisi kanan, sedangkan tombol volume di sisi kiri. Untuk jack audio 3.5mm juga terlihat dihilangkan. Untuk konektor magnet yang berfungsi sebagai aksesoris Moto Mod masih tetap di belakang ponsel seperti seri-seri sebelumnya.

Untuk hardware, Moto Z3 Play dirumorkan memakai prosesor Snapdragon 636, RAM 6 GB, memori 64 GB, dual kamera 12 MP + 8 MP serta baterai 3.000 mAh.

Sumber: androidcentral.com


Senin, 02 April 2018

Kini Google Assistant Sudah Bisa Berbahasa Indonesia: Menarik ya

Mungkin ada sebagian pengguna slartphone yang pakai Google Assistant. Kini layanan tersebut sudah bisa memakai bahasa Indonesia. Syaratnya smartphone itu harus berjalan dengan sistem operasi minimal Android Lollipop 5.0 ke atas dan iOS 9.1 ke atas.

Untuk bisa menggunakannya, pengguna harus update aplikasi Google Search dulu ke versi terbarunya. Kemudian set bahasa pada smartphone ke dalam bahasa Indonesia. 

Selesai setting itu semua, pengguna cukup menyebut "OK Google" atau menyentuh dan tahan home button sampai muncul pop up perintah untuk mendengar. Tinggalkan ucapkan perintah dalam bahasa Indonesia, maka Google Assistant akan bekerja. Cukup menarik bukan.

Sumber: tekno.kompas.com


Minggu, 01 April 2018

Huawei Mate RS Porcshe Design: Huawei P20 Pro edisi Porcshe Design





Masih ingat Huawei Mate Porsche Design? Kata Porsche Design ini melambangkan bahwa ponsel yang ada kata tersebut artinya ekslusif dan mahal. Huawei P20 Pro juga dibuat edisi Porsche Design pula dengan nama Huawei Mate RS Porsche Design.

Huawei Mate RS Porsche Design dibuat dua varian. Varian pertama menggunakan memori 256 GB, dijual seharga Rp28 jutaan. Sedangkan varian satu lagi menggunakan memori 512 MB (sebelumnya pernah dirumorkan kalau Huawei akan meluncurkan smartphone dengan memori 512 MB), dijual seharga Rp35 jutaan.

Sudah tidak asing lagi, kalau Huawei dengan kata Porsche Design dijual mahal. Secara spesifikasi Huawei Mate RS Porsche Design tidak jauh berbeda dengan Huawei P20 Pro. Untuk Huawei Mate RS Porsche Design dibuat lebih stylish saja, khas dengan lekukan elegan warna gelap. Untuk resolusinya lebih tinggi, menggunakan resolusi 1.440 x 2.880 piksel. Yang uniknya, Huawei Mate RS Porsche Design menggunakan dua fingerprint, yang pertama berada di punggung ponsel, yang kedua ada di bagian layar ponsel (mirip konsep Vivo APEX).

Kabarnya, ponsel in akan mulai dijual di Hongkong, Macau dan Cina mulai 12 April 2018. Barulah, negara-negara di Eropa akan menyusul setelahnya. Belum ada kabar akankah ponsel semahal ini akan dihadirkan pula di Indonesia.

Sumber: detik.com

ZTE Tempo Go: Ponsel semurah Xiaomi Redmi 5A





ZTE pun tidak mau ketinggalan, setelah ajang MWG 2018, ZTE merilis ZTE dengan Android Go yang dinamai ZTE Tempo Go. Harganya dibuat semuarah Xiaomi Redmi 5A.

Memakai prosesor Qualcomm Snapdragon 210, memori internal 8 GB serta RAM 1 GB. Layar masih menggunakan resolusi 854 x 480 piksel, dengan kamera belakang 5 MP dan kamera depan 2 MP. ZTE Tempo Go dihargai USD 79 atau setara Rp1.080.000. Melihat harganya memang murah tapi kalau dari segi spesifikasi sangat tidak direkomendasikan menurut saya.

Untuk saat ini, sebaiknya ponsel Android harus memakai RAM 3 GB atau bahkan lebih dari itu. Masih ingat dengan Sony Xperia M4, ponsel menengah tapi memori 8 GB? Bagi saya 16 GB saja sudah terasa pas-pasan, apalagi 8 GB. Oleh karena dengan rentang harga tersebut, konsumen bisa memilih ponsel Xiaomi.

Sumber: inet.detik.com



iQOO Z7: Pemakaian 2 Tahun

  Tidak terasa, waktu cepat berlalu, iQOO Z7 kini sudah 2 tahun digunakan. Masih menggunakan temper glass lama dan softcase bening bawaan. D...