Kamis, 11 Maret 2021

Oppo Find X3 Pro Sudah Dirilis

 






Oppo akhirnya resmi merilis Oppo Find X3 series, dimulai dari Find X3 Pro. Oppo Find X3 Pro hadir dengan layar 6,7 inci dan resolusi layar 3.216 x 1.440 piksel, mengusung layar OLED. Layarnya sudah dukung HDR10+, refresh rate 120 Hz.

Di sisi kameranya, Find X3 Pro dilengkapi kamera utama 50 MP, 50 MP ultrawide menggunakan sensor Sony IMX766, 13 MP periskop yang mampu optical zoom 5x dan digital zoom 20x serta 3 MP makro. Susunan kamera dengan lensa besarnya ini dibuat seperti totol hitam dengan desain segitiga. Kamera depannya sendiri 32 MP ada di lubang layar atas kanan.

Beralih ke prosesor, Find X3 Pro pakai Snapdragon 888, ya sudah dukung 5G dual mode (NSA dan SA 5G). Dengan paduan memori 256 GB dan RAM 12 GB. Urusan software, Oppo Find X3 Pro pakai Android 11 dengan antarmuka ColorOS 11.2. Baterainya dibekali 4.500 mAh dan diberi charger bawaan 65W. Oppo Find X3 Pro menjadi smartphone pertama yang mendukung pengecasan nirkabel, memakai AirVOOC 30W yang bisa mengisi sampai penuh dalam waktu 80 menit. Fitur-fitur seperti NFC, sensor sidik jari dalam layar juga disertakan pada perangkat ini.

Hadir dalam dua warna (Blue dan Gloss Black), Oppo Find X3 Pro dijual dengan harga €1.149 atau setara Rp19 jutaan dan akan dilepas di Eropa mulai 30 Maret 2021.

LG Umumkan Pembaruan Android 11 Buat List Ponselnya

 



LG termasuk salah satu vendor ponsel yang lambat memberikan pembaruan software pada ponsel-ponselnya. Kini, LG memberitahukan ponsel-ponsel mana saja yang akan terima pembaruan Android 11. Mulanya, LG Velvet 5G mendapat pembaruan Android 11 di bulan Januari untuk negara Korea. Untuk LG V60 negara USA sudah mendapat pembaruan sebulan yang lalu.

Bagaimana nasib ponsel LG lainnya? LG Jerman memberikan tabel daftar ponsel LG yang akan menerima pembaruan Android 11 dan ini tentu saja untuk negara Eropa. LG Velvet 5G menjadi kandidat pertama yang akan mencicipi Android 11. Kemudian ada LG ada LG G8X, G8S, Velvet 4G, K42, LG Wing. Nah, selain daftar ponsel di atas, bisa jadi tidak akan mendapat pembaruan Android 11. Ya, apa boleh buat. Kalau kita lihat memang LG ini pamornya sudah menurun. Bahkan sudah disinyalir akan menyerah di industri perponselan. 

Di Indonesia sendiri, LG jarang sekali merilis ponsel, terutama ponsel flagship. Terakhir yang kita ingat, baru LG G8 yang resmi dirilis, setelahnya belum ada lagi ponsel flagship yang hadir. Hmmm, kita lihat perkembangannya nanti apakah nasib LG akan berakhir seperti Microsoft, BlackBerry, dsb.

Rabu, 10 Maret 2021

Gaming smartphone Asus ROG Phone 5 Hadir






Ponsel gaming Asus ROG Phone series kembali menggebrak pasar smartphone. Seri terbarunya baru saja resmi dirilis. Dinamai Asus ROG Phone 5.

Ada 3 seri dari Asus ROG Phone 5 yang dirilis. Ketiga gaming smartphone ini dibekali prosesor Snapdragon 888, LPDDR5 RAM serta memori penyimpanan UFS 3.1. Sama-sama mengusung layar FHD plus dengan bentang 6,78 inci dan proteksi layar Gorilla Glass Victus, Asus ROG Phone dibekali baterai 6.000 mAh dan dukung charger 65W. Untuk memori internal terdapat varian 128 GB hingga 512 GB.

Di sisi kamera, Asus ROG Phone 5 dibekali kamera belakang 64 MP, 13 MP ultrawide dan 5 MP makro dengan kamera depan 24 MP. Dari tiga varian yang dirlis, terdapat satu seri tertingginya yang dinamai Asus ROG Phone 5 Ultimate. Varian tertinggi ini punya memori 512 GB dan RAM 18 GB. Ini menjadi smartphone gaming pertama yang diberi RAM paling tinggi di dunia saat ini. Khas dari smartphone gaming, Asus ROG Phone 5 series juga diberikan aksesoris gaming, seperti Aero case, Kunai Gamepad, dsb.

Berikut speakfikt lengkap Asus ROG Phone 5 series:





Xiaomi Mi 10S Resmi Dirilis Di Cina

 





Satu varian lagi dari Xiaomi Mi 10 dirilis. Namanya Mi 10S, resmi dirilis di Cina. Xiaomi Mi 10S hadir dengan desain yang mirip Mi 10 Ultra, namun prosesornya pakai Snapdragon 870.

Mi 10S juga dilengkapi speaker Harman Kardon dan charger 33W. Selebihnya punya spesifikasi yang tidak berbeda jauh dengan Mi 10. Xiaomi Mi 10S juga dilengkapi layar AMOLED dengan resolusi FHD plus, bentang 6,67 inci. Di bagian kamera, di belakangnya dilengkapi kamera 108 MP, 13 MP ultrawide dan 2 MP makro + 2 MP depth. Kamera depannya 20 MP dengan desain punch hole di sisi kanan atas.

Harga jualnya dilabeli mulai dari $507 untuk varian 128 GB / 8 GB dan yang tertinggi $584 untuk varian 256 GB / 12 GB. Sayang sekali, Mi 10S hanya tersedia di Cina saja, artinya tidak akan ada versi global.


Selasa, 09 Maret 2021

Oppo Reno A74: Ada varian 4G dan 5G

 





Oppo tampaknya akan rilis ponsel baru lagi, seri A74. Suksesor A73. Oppo A74 akan hadir dalam dua varian: 5G dan 4G.

Nah, jika Oppo A73 layarnya 6,5 inci, Oppo A74 ini layarnya akan lebih besar, diprediksi 6,8 inci. Di bagian belakangnya terdapat 3 lensa kamera dengan konfigurasi kamera utamanya 48 MP. Dua kamera lagi belum diketahui. Kedua smartphone ini akan pakai memori internal 128 GB, baterai 5.000 mAh dan charger 33W. Menariknya Oppo A74 5G akan hadir dengan Android 11, sedangkan Oppo A74 4G masih menggunakan Android 10. 

Belum diketahui mengenai harga dan kapan kedua ponsel ini akan dijual.


Senin, 08 Maret 2021

Vivo X60 Versi Global Dijadwalkan Rilis 22 Maret 2021

 



Vivo X60 series versi global dijadwalkan akan rilis 22 Maret 2021. Vivo X60 series ini akan pakai Snapdragon 870.

Untuk versi global, Vivo X60 series diduga akan rilis dalam dua versi, Vivo X60 dan X60 Pro dan salah satu pasar globalnya adalah Malaysia. Varian warna yang akan hadir ada dua, Midnight Black dan Shimmer White.

 


Minggu, 07 Maret 2021

Good Bye Realme 7, Wellcome Poco X3 NFC

 


Saya termasuk pengguna smartphone yang tidak suka dengan bug / gangguan pada smartphone yang sangat mengganggu keseharian seseorang dalam memakai smartphone. Salah satunya adalah mengetik. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya kalau Anda termasuk orang yang pekerjaannya atau kesehariannya mengirim pesan / menulis di smartphone, yang seharusnya Anda terbiasa mengetik cepat menjadi harus terganggu setiap saat karena respon dari virtual keyboard lambat atau terjadi delay touch. Itulah yang dialami saya sewaktu masih pakai Realme 7.

Sedikit mengingat kembali Realme 7. Realme 7, spesifikasinya sudah sangat memenuhi ekspetasi saya. Namun apa daya, jika ternyata software Realme 7 (Realme UI 1.0) itu terdapat masalah yang tidak bisa diselesaikan. Bayangkan, dari awal pakai sudah terjadi ghost touch. Ghost touch itu adalah istilah di mana sentuhan layar pada handphone bergerak sendiri tanpa ada yang menyentuhnya. Setelah dilakukam pembaruan, isu ghost touch sudah mulai berkurang, pembaruan lagi, semakin berkurang, hingga pembaruan terakhir, semakin hampir tidak terjadi isu ghost touch lagi, namun justru terjadi delay touch dan ini yang tidak sembuh sembuh.

Delay touch adalah di mana saat user mengusap layar (swipe) ke kiri/kanan/atas/bawah, yang seharusnya sekali usap dan cukup dengan sentuhan lembut nan pelan, ponsel sudah bereaksi menjadi tidak mau bereaksi, sehingga diperlukan tenaga ekstra untuk mengulanginya lagi. Delay touch juga berlaku untuk sentuhan pada virtual keyboard. Yang tadinya sentuh pelan karakter keyboard sudah muncul di layar menjadi kadang-kadang tidak mau muncul di layar dan harus sentuh dua atau tiga kali dan itupun sentuhannya menjadi harus ada sedikit tekanan. Ini yang sangat mengganggu.

Pembaruan terakhir saat itu pada Realme 7 adalah versi software RMX2151_11_A.83. Bahkan saya sudah coba melakukan hard reset ponsel, sama aja, delay touch tetap ada. Kejadian muncul delay touch itu tiap hari dan bisa hadir di menit / jam berapa saja. Namun jika isu delay touch sudah muncul, user bisa sentuh icon matikan layar (lockscreen icon) lalu buka layar kembali agar delay touch hilang. Ini hanya bersifat sementara dan nantinya akan muncul lagi. Karena tidak tahan dengan gangguan yang tidak terselesaikan, akhirnya saya beralih ke smartphone Xiaomi. 


                                 

                                 



Awalnya sempat ragu akan mengambil Poco X3 NFC, namun harga yang ditawarkan saat itu menggiurkan.  Jadi, akhirnya saya pilih Poco X3 NFC. Bagi saya, spesifikasi yang diberikan hampir sama dengan Realme 7, hanya saja prosesor dari Poco X3 NFC ini pakai Snapdragon 732. Kebanyakan orang membeli Poco X3 NFC ini untuk keperluan gaming. Saya tidak. Dari desain, Poco X3 NFC terlihat lebar dan besar dan sedikit lebih berat dibanding Oppo K3. Meski demikian bagi saya sama saja, selisih yang sedikit tidak mempengaruhi kebiasaan saya menggenggam ponsel dan memakainya. Dengan boks warna kuning di bagian bawah dan hitam di bagian atasnya, paket penjualan Poco X3 NFC terdapat kartu garansi, manual guide singkat, unit ponsel, kabel data, kepala charger 33W, berserta PIN pembuka slot SIM card tray dan softcase bawaan bening. Layar unit ponsel sudah dilapisi antigores.

Desain sensor sidik jari juga ditempatkan di sisi kanan bodi ponsel dengan bentuk memanjang secara vertikal. Akurasinya sangat bagus. Sama-sama menggunakan layar IPS toh, makanya tidak tertanam di layar. Sebelah atas masih sisi kanan ada tombol volume, di sisi kiri terdapat slot SIM card hybrid. Poco X3 NFC ini saya lihat desain slot SIM card nya berbeda. Biasanya, SIM card 1 itu posisinya selalu menjadi SIM card 1 dan SIM card 2 menempati posisi SIM card 2 yang berfungsi juga sebagai microSD jikalau slotnya hybrid. Pada Poco X3 NFC justru terbalik. Posisi SIM card 1 itu bisa jadi slot microSD juga, sehingga SIM card 2 berada di slot SIM card 2. Jika user memakai microSD, maka SIM card yang ia pakai akan berada di slot SIM card 2. Di bagian tengah layar, atasnya terdapat lubang kamera depan (punch hole). Sisi belakang atasnya ada kamera belakang yang desainnya kurang saya suka, berbentuk agak oval persegi panjang yang menonjol. Rentan tergores. Di bawahnya terdapat tulisan POCO yang besar. Lalu, di bagian bawah bodi ponsel terdapat port jack audio 3,5 mm, port charger, mic and speaker di sisi kanan. Di bagian paling atas ada earpiece.

Software Poco X3 NFC yang saya beli sudah Android 10 dengan MIUI 12.0.5 dengan patch keamanan September 2020. Ternyata software yang diberikan sangat baik sekali, saya tidak menemukan adanya bug delay touch seperti di Realme 7 dan masalah ghost touch. Mengetik cepat bisa saya lakukan dengan sangat baik tanpa adanya gangguan delay touch. Pada notifikasi bar yang jika ditarik dari atas ke bawah, terdapat banyak sekali icon dengan fungsi masing-masing, seperti lockscreen, screenshkt, cast, Mi share, Bluetooth, WiFi, NFC, DND, auto brightness, aeroplane, vibrate, hotspot, dsb secara default. Sedangkan sisi kiri jika user menggeser layar ke kanan pada homescreen akan muncul tampilan seperti di bawah ini:





Performa pada Poco X3 NFC varian 128 GB / 8 GB sangat baik dalam hal game dan multitasking. Ada aplikasi yang saya tinggalkan cukup lama, kemudian saya kembali ke aplikasi tersebut, ia tidak reload. Karena saya bukan gamer, jadi saya tidak akan bahas performa dalam bermain game secara detail. Perfoma dalam main game moba, saya hanya tes satu saja, sudah cukup bagus. Nah ada yang sedikir berbeda di Poco X3 NFC. Ia didesain ada getaran pada bagian bodi belakang saat user misalkan memainkan musik atau bermain game. Tidak mengganggu, memang didessint seperti itu untuk menambah suasana lebih dalam hal gaming saya pikir.

Hasil kamera juga cukup oke, fitur-fiturnya juga lumayan bagus. Baterainya diberi 5.160 mAh dengan charger bawaan 33W, tergolong cepat pengisian baterainya. Terdapat NFC yang cukup akurat. Secara keseluruhan, Poco X3 NFC memenuhi harapan saya.







Sabtu, 06 Maret 2021

Oppo Find X3 Pro Akan Menjadi Smartphone Pertama Yang Pakai Layar LTPO

 


Oppo Find X3 series diduga akan pakai layar LTPO dari Samsung. Bocoran ini datang dari seorang pembocor Ice Universe melalui Twitter. Layarnya ini diduga akan dukung refresh rate 5 Hz sampai 120 Hz. Ponsel Oppo Find X3 series yang diduga pakai layar LTPO adalah varian Pro.

Selain itu, Oppo Find X3 Pro juga menjadi lawan berat dari OnePlus 9 Pro yang sama-sama akan msnggunakan layar LTPO dan diduga hadir lebih dulu di tanggal 8 Maret 2021. Oppo Find X3 Pro juga diprediksi pakai kamera 50 MP sensor SonyI MX766, baterai 4.500 mAh dan charger 65W.


Jumat, 05 Maret 2021

IQOO Neo5 Akan Dibekali Charger 66W

 





Menurut saya IQOO ini cukup menarik perhatian. Ponsel flagship IQOO 7 dibekali charger 120W dan ponsel bisa terisi penuh hanya dalam waktu 15 menit. IQOO 7 juga merajai skor AnTuTu. Kini, muncul lagi akan hadirnya produk baru dari IQOO, yakni IQOO Neo5. IQOO Neo5 dikabarkan akan pakai charger 88W namun info terbaru yang beredar, IQOO Neo5 akan dibekali charger 66W. 

IQOO tidak memberitahukan spesifikasi yang akan dipakai ponsel ini, namun untuk prosesornya sudah dikonfirmasi akan pakai Snapdragon 870, memori penyimpanan UFS 3.1, layar 120 Hz, dan RAM 15 GB dengan teknologi Fusion. Dengan charger bawaan 66W, IQOO Neo5 dapat terisi penuh dalam waktu 30 menit. Baterai ponsel ini dibekali 4.4440 mAh. IQOO Neo5 akan hadir nanti 16 Maret 2021. 

Kita tunggu saja nanti setelah dirilis, spesifikasinya tentu akan menarik sekali untuk diketahui.

Kamis, 04 Maret 2021

Xiaomi Mi 11 Ultra Sudah Terdaftar Di website Kemenperin

 




Xiaomi tampaknya juga tengah menyiapkan salah satu varian dari Mi 11, yakni Mi 11 Ultra akan dihadirkan di Indonesia. Kehadiran ponsel tersebut terlihat sudah terdaftar di website Kemenperin dengan kode nama M2102K1G. 

Ponsel ini akan menjadi varian dari Xiaomi Mi 11 yang paling tinggi. Kabarnya Mi 11 Ultra akan pakai layar AMOLED 6,81 inci dengan resolusi WQHD dan refresh rate 120 Hz dengan prosesor Snapdragon 888, baterai 5.000 mAh serta charger 67W dan dukung wireless charging 67W pula. Untuk kameranya juga akan menjadi nilai tambah dengan konfigurasi kamera belakang 560 MP, 48 MP ultrawide, 48 MP periskop. Jika sudah terdaftar di website Kemenperin, tentunya Mi 11 Ultra biasanya akan meluncur dalam waktu dekat. 

Kita tunggu saja. Pasti kehadirannya akan ditunggu Mi fans dan konsumen lain. Jika kita melihat ke belakang, Xiaomi Indonesia sempat absen dengan produk ponsel kelas atas sejak Xiaomi Mi 5 series. Mi 6, Mi 8 hingga Mi 9 series dilewatkan, tidak hadir di Indonesia. Pada waktu itu, Xiaomi hanya merilis Mi 8 Lite (seri terendah dari Mi 8). Namun di tahun 2020, Xiaomi mulai mendengar keiniginan fansnya untuk menghadirkan ponsel flagship di Indonesia dengan menghadirkan Xiaomi Mi Note 10 dan Mi 10. Nah, bila Mi 11 series juga hadir, ini akan menjadi sangat ditunggu-tuinggu.


iQOO Z7: Pemakaian 2 Tahun

  Tidak terasa, waktu cepat berlalu, iQOO Z7 kini sudah 2 tahun digunakan. Masih menggunakan temper glass lama dan softcase bening bawaan. D...