Minggu, 25 Februari 2018

Registrasi Ulang SIM card: Saya Sudah, Anda?




Registrasi ulang kartu SIM di ponselmu sebelum 28 Februari 2018. Begitulah yang sering kita baca di televisi, media cetak, media online, Twitter, Facebook, dst. Ya, pemerintah sudah giat mensosialisasikan agar pengguna ponsel segera registrasi ulang kartunya sebelum 28 Februari 2018. Registrasi ulang.... Sebagian dari pengguna kartu seluler pasti akan bertanya untuk apa? Kenapa harus registrasi ulang? Kalau kita baca, hal ini dimaksudkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pelanggan seluler dan tentunya pemerintah jadi bisa mengontrol mana pelanggan yang benar-benar pelanggan dan mana yang "pelanggan" yang bertujuan untuk berbuat kejahatan.

Bila diingat lagi ke belakang, siapa sih yang tidak pernah menerima SMS berkedok hadiah palsu, undian berhadiah palsu ataupun SMS "mama minta pulsa" dan lain sebagainya. Tentu saja kita sebagai pelanggan kartu seluler operator akan jengkel bila menerima SMS tersebut, apalagi kalau SMS nya itu sering diterima. Dengan aturan registrasi ulang kartunya, diharapkan oknum/pelaku yang ingin melakukan penipuan akan berpikir 2 kali, karena bila tidak diregistrasi ulang, maka kartunya akan tidak bisa digunakan. Begitu risikonya.


Setelah saya baca tentang aturan ini, saya segera registrasi kartu seluler saya dan puji Tuhan, berhasil. Sosialisasi, media Twitter, internet, detik.com dsb sudah banyak menyajikan informasi tata cara registrasi ulang kartu, baik via SMS maupun vis website. Dengan harapan tentunya, pengguna kartu seluler jadi lebih dimudahkan untuk segera registrasi kartu selulernya.

Saya sebagai pengguna smartphone Android dan pelanggan setia salah satu operator besar seluler menyambut baik peraturan ini. Operator seluler jadi tahu mana pelanggan yang aktif dan teregistrasi. Tapi sebagian dari pengguna seluler tentu ada yang was-was juga, misal khawatir data-datanya disalahgunakan. Tidak bisa dipungkiri juga, saya juga kadang berpikir demikian. Nah, pemerintah yang membuat aturan ini harus menunjukkan komitmen mereka bahwa data-data pelanggan tidak akan disalahgunakan.


Setelah registrasi ulang sukses, biasanya pelanggan akan mendapatkan SMS dari 4444. Untuk pelanggan pascabayar (saya juga saat ini pelanggan pascabayar) setahu saya tidak perlu registrasi ulang, pada saat pendaftaran di galeri, sudah diinput data-data sesuai KTP. Nah, kebijakan registrasi ulang ternyata menimbulkan polemik juga, seperti pedagang pulsa contohnya. Pedagang jadi kesulitan untuk menjual kartu perdana kuota.

Memang sih, registrasi ulang agak merepotkan juga bagi sebagian pelanggan, ada yang hasilnya ditolak terus, gagal terus. Kominfo juga saya lihat sudah banyak sosialisasi informasi registrasi dan informasi bila gagal registrasi ulang. Bagi saya, karena saya tidak banyak menggunakan kartu seluler, registrasi kartu berhasil, tidak terlalu memusingkan persoalan lagi. Saya pribadi lebih memilih pascabayar (ini bukan soal gengsi ya), data-data sudah tercatat di operator seluler, tidak perlu isi pulsa, tiap tahuan muncul tagihan dan saya bayarkan, itu saja. Untuk soal banyak kartu seluler, kurang saya sukai karena menyebabkan jadi tidak terkontrolnya kartu seluler. 

Kembali ke pedagang pulsa, penjual kartu seluler. Registrasi ulang kartu memang seperti pedang bermata dua, di satu sisi menguntungkan pelanggan, melindungi pelanggan. Di lain sisi, penjualan kartu perdana menurun. Bagi Anda yang belum registrasi kartu selulernya, segera registrasi ya.

Sumber: https://kominfo.go.id/content/detail/11230/siaran-pers-no-209hmkominfo102017-tentang-satu-menit-registrasi-nomor-seluler-prabayar-untuk-kenyamanan-seterusnya/0/siaran_pers





Kamis, 22 Februari 2018

Update Terkini dari Moto Z Play: Android 7.1.1 security patch 1 Des 2017

Hingga saat ini update terkini dari software Motorola Moto Z Play: Android Android 7.1.1 security patch 1 Des 2017. Seperti biasa, tidak ada informasi fitur dan perbaikan apa yg dibawanya. Hanya security patch update saja ke bulan Desember 2017.

Ya, menurut terbilang lambat juga sih, untuk ponsel sekelas Motorola mid end yg menggunakan Android pure ini masih belum menerima update software Oreo, sedangkan kompetitor lain sudah menerima Android Oreo. Sejauh ini peforma masih bagus, belum ada kendala apa-apa.

Android Oreo sebenarnya kalau baca di internet, sudah ditampilkan, hanya saja belum dirilis final secara global. Bisa saja sih saya mencoba update Android Oreo yang belum sempurna ini, tapi akan lebih baik rasanya menunggu versi resmi dirilis saja. Semoga tidak akan alam lagi, kita tunggu saja.

Selasa, 20 Februari 2018

Smarpthone Yang Paling Banyak Diselundupkan Hanya Dua Brand: Xiaomi dan iPhone



Beberapa waktu lalu, pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggagalkan hasil penyelundupan ponsel ilegal sebanyak 20.545 unit. Dari jumlah tersebut yang paling banyak diselundupkan adalah merk XIaomi dan iPhone. Kebanyakan ponsel ilegal yang beredar bisa masuk melalui jalur tidak resmi dan tidak bayar pajak. Bahkan tidak menutup kemungkinan juga kan ada online shop yang jual ponsel ilegal.

Ponsel dikatakan ilegal apabila tidak memenuhi ketentuan pemerintah, salah satunya kandungan TKDN. Melihat banyaknya ponsel ilegal yang disita dari gambar di atas. Yang paling banyak diselundupkannya adalah iPhone tipe iPhone 7, 7 Plus, 8 dan 8 Plus serta iPhone X. Sedangkan untuk Xiaomi itu Redmi Note 5A. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan nilai ponsel ilegal itu mencapai Rp59,4 milyar. Banyak sekali bukan.

iPhone dan Xiaomi yang menjadi paling banyak diselundupkan menurut saya dua merk itu bisa dibilang paling favorit di antara yang lain. iPhone sudah pasti, sebagian pengguna menyukai iPhone, harga mahal yang eksklusif dan performa serta layanan Apple yang tidak diragukan lagi, sudah pasti menjadi magnet bagi pelaku penyelundup ponsel ilegal. Untuk Android, siapa yang tidak Xiaomi, smarpthone murah tapi spesifikasi tinggi, sebagian pengguna terutama fansnya pasti suke dengan Xiaomi.

Ke depannya pemerintah sudah akan merencanakan untuk validasi IMEI, sehingga nantinya apabila ada ponsel yang tidak terdaftar di website Dirjen postel, maka bisa dikatakan ponsel tersebut ilegal. Kita tunggu saja nanti langkah pemerintah memerangi ponsel ilegal.

Sumber: tekno.kompas.com



Jumat, 09 Februari 2018

Penyebab Baterai Ponsel Meledak

Masih ingat dengan Samsung Galaxy Note 7 yang sampai ditarik gara-gara ponsel tersebut meledak? Tanggal 31 Januari 2018 juga ada seorang bocah di Tiongkok terluka karena ponsel yang sedang diisinya. meledak. Jarinya sampai putus dan sebelah matanya meledak.

Biasanya beberapa yang menyebabkan baterai meledak itu sebagai berikut:
1. Pembuatan baterai
Ini terjadi pada Samsung Galaxy Note 7. Samsung menyerahkan proses pembuatan baterai pada pihak ketiga. Nah, di pihak ketiga ini terjadi kelalaian, baterai yang dibuat tidak memenuhi standar.

2. Ponsel jatuh
Sebenarnya ini jarang terjadi, tapi bisa juga menyebabkan ponsel meledak. Untuk ponsel yang jatuh bisa menyebabkan komponen di antara sel yang berujung pada korslet internal.

3. Kepanasan
Ini biasanya umum terjadi. Ponsel yang mengalami overcharge akan memicu terjadinya kenaikan temperatur yang bisa menyebabkan baterai meledak.

Menurut saya sih sebaiknya untuk mencegah terjadinya hal tersebut, jangan gunakan baterai ponsel palsu, KW atau yang bukan resmi. Harga murah tapi kualitas KW sangat tidak direkomendasikan. Akan sangat baik bila mengganti ponsel baterai ponsel dengan baterai asli.

Sumber: liputan6.com


Selasa, 30 Januari 2018

Setelah Oppo F5, Kini Oppo A83 Dirilis: Lebih baik dari Oppo F5




Setelah Oppo F5, kini Oppo A83 dirilis. Oppo A83 dijual seharga Rp2,999 juta dan akan mulai tersedia 7 Februari 2018 di toko-toko yang menjual Oppo, peritel modern dan Oppo Store.


Oppo A83 memiliki tampilan beberap fitur yang mirip Oppo F5 tapi dijual dengan harga lebih murah. Oppo A83 dilengkapi layar 5,7 inci dengan resolusi 1.440 x 720 piksel (lebih kecil dari Oppo F5). Didukung kamera depan 8 MP yang bisa face unlock untuk membuka unlock ponsel. Kameranya ini juga dilengkapi teknologi AI Beauty Recognition Technology yang mampu menghasilkan hasil selfie yang indah.

Untuk dapur pacunya, Oppo A83 menggunakan prosesor MediaTek Helio P23 octa-core 2,5 GHz dengan RAM 4 GB, memori internal 32 GB dan slot ekspansi memori hingga 256 GB. 

Dalam segi prosesor, Oppo A83 sama dengan Oppo F5, tapi menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, kinerja Oppo A83 lebih tinggi dibanding F5. Hal ini terlihat dari hasil benchmark AnTuTu di mana Oppo A83 memiliki skor kisaran 80.000, lebih tinggi dibanding skor Oppo F5 di kisaran 60.000.

Sumber: kompas.com

Rabu, 24 Januari 2018

Moto Z Play: Terima update (rencananya) sampai Android Oreo



Sejauh ini saya pake Moto Z Play sangat puas. Baterai tahan lama, tidak lag, pure Android app, proses pengisian baterai tidak sampai 110 menit, empat hal itu yg buat saya jatuh cinta dengan Moto Z Play.

Sebelumnya, saat pertama kali unboxing Moto Z Play, Android OS masih Marshmallow. Ternyata saya menemukan bug di ponsel tsb. Bug yg ada yaitu kamera. Jadi saat buka kamera, ada keterangan 'camera error. Please restart'. Ya, bug ini ada juga dialami pengguna lainnya. Setelah restart memang jadi normal lagi, tapi tidak lama nanti kambuh lagi. Setelah saya update software via OTA jadi Android Nougat 7.0, masalah tsb hilang. Jadi menurut saya itu kendala di Android Marshmallow, selebihnya belum ada.

Di Android Nougat 7.0 tidak ada banyak perbaikan. Sebagian hanya update security patch dan update Moto Mods.

Untuk Moto Mods saya nggak coba. Bawaan boks hanya ada Moto Shell. Selebihnya bagi saya tidak penting. 

Sabtu, 20 Januari 2018

Meizu M6s: Smartphone Meizu awal 2018 yang memakai prosesornya Samsung



Awal tahun baru 2018, Meizu juga merilis ponsel terbarunya, yakni Meizu M6s. Smartphone ini merupakan smartphone Meizu kelas atas yang memakai prosesor Samsung dan yang dibuat tanpa home button. Menarik bukan.

Diluncurkan di Beijing 19 Januari 2018. Ponsel ini berasio 18:9, di mana layarnya mengikuti ponsel kekinian. Berlayar 5,7 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1.440 piksel). Desainnya full bodi metal.

Untuk prosesornya memakai prosesornya Samsung, Exynos 7872 dengan clock speed Hexa-core (2 x 2.0 GHz Cortex A73 dan 4 x 1,6 GHz Cortex A53), GPU Mali G73 MP3. Untuk sistem operasinya memakai Android Nougat 7.0 dengan FlymeOS 6.2.

Kameranya juga buatan Samsung. Untuk kamera belakang memakai resoluai 16 MP, sedangkan kamera depan 8 MP.

Uniknya, sensor fingerprint ditempatkan tidak seperti kebanyakan pabrikan ponsel. .eizu M6s menempatkan sensor sidik jari tersebut di sisi kanan ponsel (lain dari yang lain).



Kemudian bagian home button juga dihilangkan. Gantinya Super MBack yang berupa lingkaran virtual kecil di tengah bawah layar. Fungsinya bervariasi, jika ditekan pelan jadi fungsi back, bila tekan lama bisa berfungsi jadi menuju home screen. Bila swipe akan membuka multi window.

Bicara harga, Meizu M6s punya dua varian. Yang pertama memori 32 GB diharga 999 Yuan. Kedua memori 64 GB dihargai 1.999 Yuan. Tidak ada kabar apakah akan masuk ke Indonesia atau tidak.

Senin, 08 Januari 2018

Daftar Ponsel Vivo Yang Akan Menerima Update Android Oreo

Google sudah merilis update sistem terbarunya, yakni Android Oreo 8.0, namun update terbaru ini tidak secara langsung diikuti oleh vendor ponsel. Ada yang sudah duluan mencicipi Android Oreo, biasanya yang lebih dulu mencicipi Android Oreo adalah produk Google. Lainnya harus menunggu, bahkan ada yang harus menunggu lebih lama.


Sistem Android Oreo merupakan sistem operasi terkini yang menawarkan fitur yang lebih baik, lebih halus, perbaikan, keamanan, dsb. Sebagian besar pengguna pasti ada yang bertanya kapan ponsel yang digunakannya juga akan menerima update Android Oreo. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa ini bergantung sekali pada vendor ponsel tersebut. 

Untuk ponsel Vivo. Vivo kini menjadi pemain global, apalagi sejak menjadi sponsor Piala Dunia selama 2 kali berturut-turut. Beberapa ponsel Vivo yang lawas hampir tidak menerima update, bisa dikatakan agak lambat menerima update sistem operasi. Bahkan untuk versi tertentu bahkan tidak akan menerima update Android Oreo.

Berikut daftar ponsel Vivo yang rencananya akan menerima update Android Oreo:

Vivo X9 Plus, Vivo X9S, Vivo V7, Vivo V7 Plus, Vivo X20, Vivo X20 Plus, Vivo X9, Vivo Y53

Sumber: theleaker.com

Kamis, 04 Januari 2018

Moto Z Play: Punya daya tahan baterai yg memuaskan

 

Sebelumnya Moto Z Play harganya mencapai Rp5 jutaan, kini di bawah Rp4 juta. Dari iPhone, coba beralih ke Android. Bagi yg sudah mencoba dua smartphone yang berbeda, bolak-balik mencoba Android atau iPhone tentunya sudah nggak bingung lagi.

Langsung saja, saya coba Moto Z Play ini, beli online, hasilnya, memuaskan. :-D

Soal desain menurut saya oke banget, material berkelas. Di dalam boks sudah terdapat kabel data buat dihubungkan ke komputer, headset, Turbo charger 3A, serta Moto shell warna kelabu. Uniknya ini, bagian belakang Moto Z Play, bentuknya unik, dengan kamera menonjol dan ada magnet di bagian bawah untuk mengencangkan Moto shell. Hasilnya, bila dipasang Moto Shell, sangat presisi, dan tampilannya jadi lebih bagus.

Desain fingerprint kecil, tidak untuk ditekan. Unlock screen nya terbilang cepat. Dan tidak seperti smartphone brand lain, Moto Z Play ini bisa lock screen dengan cara sentuh fingerprint nya lagi, menarik. Moto Z Play tidak ada LED notifikasi, diganti active display, di mana bila ada objek yg mendekati layar, maka otomatis layar akab menyala menampilkan jam, tanggal, baterai dan notifikasi. Setelah di update ke Android Nougat, performanya jadi lebih baik, begitu juga notifikasinya.

Di bagian software layar 5,5 inci bersistem operasi Android 6.0 dan menurut informasi, kebagian update Android Oreo.
Tampilan Moto Z Play menurut saya sangat baik, benar-benar pure, murni Google. Jadi tidak ada yg namanya bloatware. SMS pake punyanya Google dengan nama Messenger, Call, Contact, email bawaan, kalender, keyboard, serba Google semua.

Untuk musik oke, kamera juga bagus, proses tangkap gambar cepat, video juga mantap. Untuk segi baterai yg memuaskan, saya pake buat game, browsing, YouTube, awet. Sistem charge cepat, baterai di bawah 30% charge sekitar 1 jam 30 menit sudah 100%.

Masalah game, sejauh saya baru mencoba game AOV, Broken Sword: Smoking Mirror, dua-duanya bagus, berjalan lancar.

Dengan harga kelas menengah, Moto Z Play menurut saya layak dibeli.

Sabtu, 23 Desember 2017

iPhone 5s masih bisa diandalkan di tahun 2018

Dari pengalaman saya pake iPhone 5s, meski kalau dihitung dari tahun rilisnya, ini udah berarti 4 tahun, iPhone 5s masih oke dipake di tahun 2017 dan bahkan 2018. Dukungan update masih terus ada sampai saat ini. 

Soal layar, ya memang kecil, kurang cocok kalau terasa lebar kalau dipake game atau nonton video. Soal performa, menurut saya masih oke banget (bandingkan dengan Android yg dirilis tahun 2013). Internet, social messaging, kamera, musik, game, streaming. Semua bagus. Untuk kamera nih, boleh dibilang masih oke, jernih, bahkan masih lebih bagus kameranya dibanding kamera Vivo V5 saya. Selfie kamera juga tidak jelek hasilnya. Secara keseluruhan bagus.

Untuk pengetikan, texting, nulis komentar, oke banget, cepat, jarang ada kendala, meski kecil layarnya, bagi yg sudah terbiasa bakal cepet pengetikannya.
Untuk aplikasi dan game, sebagian game di Android juga tersedia di iOS. Ya, kalau mau dibandingkan soal game sih, Android lebih banyak, akan tetapi untuk beberapa game terkenal juga tersedia di iOS. 

Kapasitas. 16 GB sebenarnya sudah cukup, kalau masih kurang bisa pilih 32 GB atau 64 GB (untuk yg garansi TAM cuma tersisa 16 GB, itupun stok lama, kalau warnanya nggak grey, ya warna silver sisanya). Memang sih saya perhatiin aplikasi iOS dibandingkan dengan Android, di iOS ini lebih gede, bahkan bisa gede banget. Misal Facebook, Twitter, WPS Office. Di Android justru kapasitasnya lebih kecil. Ya, itu bedanya. Makanya Apple kini rilis iPhone terbarunya langsung kasih kapasitas 64 GB untuk versi kapasitas paling kecilnya. Didukung iCloud yg memberikan 5 GB free ke usernya, sama seperti Google Drive di Android, kalau mau nambah jadi 50 GB, harus upgrade iCloud per bulannya Rp15.000. Beda ya dengan Drive yg kasih 15 GB free. Multitasking bagus, lancar selama saya pake iOS.

User yang membeli iPhone bukannya hanya membeli ponselnya saja, tapi ekosistemnya. Dukungan layanan Apple sangat bagus. Saya sudah coba. Beda dengan di Android.

Nah, semua itu kembali ke user sendiri. Lebih condong ke Android atau mau ke iPhone, tetap ada kelebihan dan kekurangannya.

iQOO Z7: Pemakaian 2 Tahun

  Tidak terasa, waktu cepat berlalu, iQOO Z7 kini sudah 2 tahun digunakan. Masih menggunakan temper glass lama dan softcase bening bawaan. D...